Seperti tahun lalu Pensiunan PNS kembali gigit jari karena
pemerintah sudah memutuskan bahwa Pensiunan PNS tidak akan mendapatkan
THR (gaji ke 14 ) tahun ini.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pemerintah hanya akan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pegawai negeri sipil (PNS) yang aktif. Sementara untuk pensiunan PNS tidak mendapatkan jatah THR, sama seperti tahun lalu.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kemenkeu, Askolani. "THR
untuk aparatur negara saja (yang aktif). Sama seperti tahun lalu," kata
dia saat berbincang dengan wartawan usai upacara Hari Kebangkitan
Nasional di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin
(22/5/2017).
Askolani menegaskan,
pemerintah akan membayarkan kewajiban gaji ke-13 kepada para purna-PNS.
Gaji ke-13 untuk pensiunan PNS akan disalurkan sebelum Lebaran yang
jatuh di Juni 2017.
"Pensiun dapat (gaji) 13. Tapi diberikannya sebelum Lebaran," tuturnya.
Untuk PNS aktif, lebih jauh Askolani mengatakan, akan mendapatkan gaji ke-13 dan
THR. Skemanya tidak berbeda dengan tahun lalu. Saat ini, Kemenkeu masih
menunggu penetapan Peraturan Pemerintah (PP) oleh Presiden Joko Widodo
(Jokowi).
"PP-nya tinggal nunggu arahan Presiden. Lagi nunggu penetapan," tegasnya.
Soal waktu pencairan dan pembayaran gaji ke-13 dan THR,
dia memastikan bakal berlangsung di bulan yang sama, yakni Juni.
Alasannya, kata Askolani, karena Lebaran jatuh di Juni, sedangkan tahun
pelajaran baru dimulai awal Juli.
"Awal
Juli kan anak-anak mulai masuk sekolah. Jadi mudah-mudahan bulannya sama
di Juni (pembayaran), seperti tahun lalu tapi tanggalnya bisa beda. THR
sebelum Lebaran, kalau gaji ke-13 sebelum anak masuk sekolah," jelasnya
Sementara untuk anggaran gaji ke-13 dan THR,
diakui Askolani sama dengan tahun lalu. Pemerintah menganggarkan
sekitar Rp 14 triliun untuk pembayaran gaji ke-13 dan THR di 2016.
Rinciannya masing-masing sekitar Rp 7 triliun.
"Anggarannya
sama dengan tahun lalu. Itu anggaran ada di semua kementerian/lembaga
(K/L), nanti mekanisme ada di K/L, tidak susah, tinggal cairkan saja
supaya punya manfaat," ujar Askolani.
Untuk diketahui, tahun lalu, berdasarkan PP Nomor 20 Tahun 2016, THR
diberikan kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan Pejabat Negara
diberikan sebesar gaji pokok pada Juni 2016. Gaji pokok sebagaimana
dimaksud tidak dikenakan potongan iuran dan/atau potongan lain
berdasarkan peraturan perundang-undangan.
"Pemberian tunjangan hari raya sebagaimana dimaksud dibayarkan pada bulan Juni 2016," bunyi Pasal 4 PP No. 20 Tahun 2016.
Sumber: Liputan6.com
Demikian
informasi mengenai pensiunan PNS tidak akan mendapatkan THR untuk tahun
ini. Silahkan berbagi informasi ini melalui tombol share kami dibawah
artikel ini.
Post A Comment:
0 comments: